HOT NEWS !!!

Facebook ternyata cepet tumbuhnya, dan lebih cepat memperat silaturahmi khususnya di S41. Teman kita, Bendot, akhirnya membuatkan grup facebook S41 ITS, semoga saja dengan adanya grup ini hubungan kita akan bisa lebih intens lagi.

OK, ada update di Blog S41-ITS, YM teman-teman yang ada di sisi sebelah kiri statusnya update dan apabila diklik akan langsung terkoneksi dengan YM teman S41 yg dimaksud.
Salam Vivat S41

Mungkin Kini

Saat ini mungkin saat yang paling kutunggu selama ini. Tapi apakah mungkin ini waktunya? Seandainya memang saat ini, aku harus siap dengan semua. Semua yang menyenangkan, semua yang membuatku terluka, walau ku tak mau. Apapun yang terjadi tapi aku harus melewati karena ini yang semua inginkan. Walau mereka tak pernah tau apa yang kumau, mereka hanya bisa menuntut apa yang sebenarnya tak patut tuk direnggut. Kadang aku bertanya, bertanya apa yang mereka mau dariku? Aku tak punya apa-apa! aku hanya sampah yang mencari arti dan jati diri. Bagaimapun aku harus melewati saat ini. Apapun yang terjadi aku harus maju. Sebenarnya Aku butuh sesuatu yang dapat ku pijak, kurengkuh tuk wujudkan cita-cita. Aku tak ingin saat jalanku gontai, aku hanya sendiri tuk melalui, ku tak ingin saat aku tersenyum aku hanya tersenyum tanpa irama. Aku tau banyak orang yang tak ingin kehadiranku, mereka hanya tersenyum didepanku, aku tau itu, aku tau kalau mereka mengutukku. Tapi salahkah aku bila ku berusaha tuk mengakhiri, mengakhiri masa laluku yang kelabu. Aku ingin kini jalanku jadi lebih baik, aku ingin kembali ke hidupku yang dahulu, dahulu yang pernah hilang, hilang karena kesombongan. Kini aku lebih tau, tau yang harus aku lakukan, melakukan sesuatu yang berarti bagi hidupku, hidup yang selama ini aku abaikan, mengabaikan waktu yang tak pernah kembali, kembali untuk mengingatkanku, mengingatkan semua kebodohanku, kebodohan yang diselimuti halimun kecongkakan. Aku sendiri tak tau siapa diriku, Diriku yang mereka menyebut dengan seribu nama, nama yang mungkin kelebihanku, atau Nama yang malah meremehkanku. Aku ingin tersenyum seribu makna yang membuat mereka kagum padaku, kagum dan mengingatku, Mengingatku bukan karena namaku tapi “ karyaku ”.

Massulist 14/03/04

Sumber: Massulist.co.cc

Doa Slamet

Slamet masuk toko obat dan membeli sebuah kondom. 
Dengan riang dia bilang kepada pemilik toko obat bahwa sebentar lagi dia akan makan malam dirumah pacarnya. 
“Bapak kan tahu sendiri, biasanya setelah itu kan ada kelanjutannya “. Katanya sambil menyeringai. 
Kondom pun berpindah tangan. 

Baru beberapa langkah keluar toko, dia kembali masuk. 
“Saya minta satu lagi”, katanya. “Adik pacar saya juga cantik. Agak genit pula. Saya rasa dia juga naksir saya. Siapa tahu malam ini saya mujur…..”. 
Kondom kedua berpindah tangan. 

Slamet kembali masuk dan minta tambahan satu kondom lagi. “Begini, ibunya juga tak kalah sexy. Penampilan jauh lebih muda dari usianya. Dan kalau duduk didepan saya dia selalu menyilangkan kaki. Saya yakin dia juga tidak keberatan kalau saya dekati…..” . 

Dengan berbekal tiga kondom. Slamet datang kerumah pacarnya sambil tak putus bersiul. Sajian sudah siap. Pacar slamet, adik dan ibunya sudah menunggu. Slamet pun bergabung. Mereka menunggu sang ayah. 

Begitu sang ayah masuk ruang makan. Slamet langsung memimpin doa sambil menunduk dalam2. Yang lainnya ikut menundukkan kepala. 

Satu menit berlalu. Slamet makin khusuk berdoa. 
Dua menit. Slamet terus komat kamit. 
Pada menit keempat, pacarnya menyenggol kakinya dan berbisik. “Saya baru tahu kamu ternyata sangat religius”. 

Sambil terus menunduk, slamet menjawab dengan suara hampir menangis “saya juga baru tahu kalau ayah kamu ternyata pemilik toko obat….”. 

 

Diposting oleh Sigit dari milis S41

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.